0 0
Read Time:2 Minute, 43 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Pasokan Minyak Global Terpangkas, Dunia di Ambang Krisis | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Dunia menghadapi potensi krisis minyak baru setelah lebih dari 10% pasokan global terganggu akibat penutupan Selat Hormuz. Dengan stok yang terus tergerus dan pasokan pengganti terbatas, tekanan terhadap harga energi diperkirakan akan semakin meningkat dalam waktu dekat. Sebagian besar trader energi dulu berasumsi Iran tidak akan menutup Selat Hormuz, jalur sempit yang biasanya dilalui hampir seperlima minyak dunia. Melakukan hal itu akan memicu permusuhan dengan negara-negara tetangganya di Teluk, membuat pelanggannya di Asia kelaparan, dan memutuskan jalur ekonomi vitalnya sendiri.

Bahkan jika Iran mencoba melakukan blokade Amerika Serikat (AS), menurut asumsi para trader, Iran akan segera mengakhirinya. Tapi dua bulan setelah AS dan Israel mulai membombardir Iran dan Iran mulai menargetkan kapal-kapal komersial sebagai pembalasan, lalu lintas di Selat Hormuz tetap hampir nol. Upaya diplomatik untuk mengembalikan aliran minyak di sana bersifat terputus-putus dan tidak membuahkan hasil. Meskipun resolusi melalui negosiasi selalu mungkin, ada juga kemungkinan bahwa selat tersebut akan tetap tertutup tanpa batas waktu.

Apa manfaatnya?

Tapi jika kita melihat harga minyak, kekhawatiran tampaknya relatif mereda. Bahkan setelah kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir, harga minyak mentah Brent berjangka, di atas US$120 per barel, masih jauh di bawah US$150-200 yang diprediksi banyak analis pada Maret lalu jika selat tersebut tetap tertutup untuk jangka waktu yang lama. Sebagian wilayah Asia menghadapi kekurangan atau berupaya menghindarinya, tetapi di sebagian besar negara kaya, kehidupan sehari-hari hampir tidak terpengaruh.

Harga bensin naik dan harga tiket pesawat meningkat, tetapi perkiraan pertumbuhan ekonomi hanya dipangkas sedikit.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *