0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Laba Emiten Grup Bakrie (BNBR) Melonjak 240%, Ternyata Gara-Gara Ini | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) di kuartal I-2026 mencatatkan pendapatan senilai Rp1,13 triliun, naik sebesar 19,02% atau Rp181,38 miliar, dibanding periode sama di tahun sebelumnya senilai Rp953,80 miliar. Perseroan juga membukukan EBITDA senilai Rp296,44 miliar, naik sebesar 252.43% atau Rp212,33 miliar, dibanding periode sama di tahun sebelumnya senilai Rp84,11 miliar. Sejalan dengan itu, BNBR menorehkan kenaikan laba usaha 240,03% atau naik sebesar Rp149,62 miliar dari Rp62,33 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi Rp211,96 miliar di kuartal I-2026. “Kenaikan revenue Perseroan ini berasal dari kontribusi pendapatan PT Cimanggis Cibitung Tollways (“CCT”) sebesar Rp232,76 miliar atau 20,5% dari total revenue BNBR konsolidasi dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”) Group sebesar Rp126,9 miliar atau 58,2% dari tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (“BNBR”) Anindya Novyan Bakrie, di Jakarta, Jumat (1/5/2026). Begitu pula dengan kenaikan EBITDA, berasal dari kontribusi CCT sebesar Rp126,6 miliar atau 50,4% dari total EBITDA BNBR konsolidasi.

Kenaikan laba usaha juga ditopang oleh kontribusi CCT sebesar Rp128,6 miliar atau 77% dari total laba usaha BNBR konsolidasi. Direktur Keuangan BNBR Roy Hendrajanto M. Sakti menambahkan, di kuartal I-2026 ini, PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group menunjukkan kenaikan pendapatan sebesar 274,6% atau Rp207,6 miliar, terutama berasal dari pendapatan CCT.

Kenaikan pendapatan BIIN Group juga ditopang oleh peningkatan pendapatan PT Helio Synar Energi (Helio) sebesar 35,1% atau Rp1,0 miliar. Unit usaha PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) Group membukukan kenaikan pendapatan sebesar 58,2% atau Rp126,9 miliar. Kenaikan pendapatan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan VKTR holding sebesar Rp114,8 miliar atau 9510,0%.

Implikasi Pasar: IPO baru berpotensi menambah likuiditas dan variasi instrumen investasi di BEI. Investor dapat mencermati prospek bisnis dan valuasi emiten baru sebelum melakukan alokasi dana.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *