0 0
Read Time:3 Minute, 6 Second

Equityworld Futures Medan – Yen, Yuan hingga Rupiah Ambruk, Cemas Tunggu Rapat “Mengerikan” di AS | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (28/4/2026). Tekanan datang seiring penguatan indeks dolar AS atau DXY menjelang agenda penting bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, rupiah melemah 0,29% ke level Rp17.235/US$. Pelemahan ini membuat rupiah menjadi salah satu mata uang Asia dengan tekanan cukup besar pagi ini.

Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,31% ke level THB 32,42/US$. Setelah itu ada peso Filipina yang melemah 0,14% ke PHP 60,79/US$, dolar Taiwan turun 0,11% ke TWD 31,49/US$, dan yuan China melemah 0,09% ke CNY 6,82/US$. Won Korea juga terkoreksi 0,04% ke level KRW 1.474,62/US$, dolar Singapura melemah tipis 0,02% ke SGD 1,274/US$, sementara yen Jepang turun 0,05% ke JPY 159,5/US$. Di sisi lain, hanya sebagian kecil mata uang Asia yang mampu bertahan di zona hijau.

Kenapa ini penting?

Dong Vietnam menguat 0,09% ke level VND 26.326/US$, sementara ringgit Malaysia naik tipis 0,03% ke MYR 3,94/US$. // Tekanan terhadap mata uang Asia terjadi ketika dolar AS kembali menguat di pasar global. Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.15 WIB terpantau naik 0,07% ke level 98,562. Pergerakan dolar AS hari ini banyak dipengaruhi oleh sikap pelaku pasar yang menunggu hasil rapat The Fed.

Komite pembuat kebijakan The Fed atau Federal Open Market Committee (FOMC) akan menggelar pertemuan pada Rabu waktu setempat dan diperkirakan masih akan menahan suku bunga. Meski keputusan suku bunga diperkirakan belum berubah, perhatian pasar akan tertuju pada pernyataan The Fed terkait kondisi ekonomi AS.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *