Equityworld Futures Medan – Menyoroti Yen hingga Ringgit Pesta Pora, Rupiah Melemah Sendirian | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026), meski rupiah masih tertinggal sendirian di zona merah. Merujuk data Refinitiv per pukul 09.40 WIB, rupiah melemah 0,17% ke level Rp17.220/US$. Pelemahan ini membuat rupiah menjadi mata uang Asia dengan kinerja terburuk pagi ini. Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia justru mampu menguat.
Won Korea memimpin penguatan dengan apresiasi 0,38%, disusul ringgit Malaysia yang naik 0,28% ke level MYR 3,95/US$, dolar Taiwan menguat 0,16%, yuan China naik 0,11%, dolar Singapura menguat 0,10% ke level SGD 1,27/US$, serta peso Filipina naik 0,06%. Yen Jepang juga bergerak tipis di zona hijau dengan penguatan 0,04%, sementara baht Thailand cenderung stagnan. // Pergerakan mata uang Asia hari ini masih banyak dipengaruhi oleh arah dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Pada pukul 09.40 WIB, indeks dolar AS atau DXY terpantau melemah tipis 0,04% ke level 98,490. Saat dolar AS melemah, tekanan terhadap mata uang negara lain biasanya ikut berkurang, termasuk mata uang Asia.
Kenapa ini penting?
Sebaliknya, ketika dolar AS menguat, mata uang lain cenderung lebih mudah melemah karena investor kembali memburu dolar sebagai aset aman. Meski begitu, kondisi pasar belum sepenuhnya tenang. Dolar AS masih mendapat dukungan dari ketidakpastian perang di Timur Tengah, terutama setelah harapan damai kembali meredup. Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan utusannya ke Islamabad pada akhir pekan lalu.
Trump menyebut Iran bisa menghubungi AS jika ingin bernegosiasi untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung sekitar dua bulan.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Video: Nasib Emiten Pelayaran RI Saat Perang, Siapa Paling AmandanCuan? | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Mengawali Perdagangan di Zona Hijau, Dolar AS Turun ke Rp17.125 | Equityworld EWF Medan
- → Ini 8 Daftar Negara Paling Terpukul Ekonominya Imbas Konflik Iran | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
