Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Lo Kheng Hong Lego Saham Sawit Grup Salim (SIMP), Ada Apa? | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Investor kawakan Lo Kheng Hong mengurangi kepemilikan sahamnya di emiten kelapa sawit Grup Salim, PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP), sebanyak 8.189.500 lembar saham pada tanggal 14 April 2026. Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi penjualan tersebut dilakukan dalam 2 tahap, yaitu saat harga saham Rp 925 per saham sebanyak 1.377.000 saham dan sebanyak 6.812.500 saham pada saat harga saham SIMP di level Rp 920 per saham. Adapun penjualan saham tersebut dilakukan dengan tujuan realisasi keuntungan.
Atas transaksi penjualan tersebut, Lo Kheng Hong berhasil meraup dana segar sebesar R 7,54 miliar. Dengan demikian, kepemilikan saham Lo berkurang menjadi 771.017.500 saham dengan porsi kepemilikan turun ke level 4,97% dari sebelumnya sebanyak 779.207.000 saham atau setara dengan 5,03% kepemilikan.
Bagaimana cara kerjanya?
Ini merupakan penjualan perdana saham SIMP yang dilakukan oleh Lo Kheng Hong, sejak dirinya agresif melakukan pembelian pada pertengahan tahun lalu, mengutip data keterbukaan informasi. Saham SIMP tercatat telah melonjak signifikan didorong oleh kinerja pendapatan dan laba yang tumbuh pesat. Sepanjang 2025, SIMP diketahui membukukan kenaikan penjualan 32% (yoy) menjadi Rp21,05 triliun dengan pertumbuhan laba 33,42% (yoy) menjadi Rp 2,06 triliun.
Saham SIMP sejak awal tahun telah naik 49% dan dalam setahun terakhir lompat 111%.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Proyeksi Harga Emas 2026 Bisa Capai 6.000 Dolar AS per Troy | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp16.940 | Equityworld EWF Medan
- → BEI Gembok Perdagangan Saham Magran Living (MGLV) dan PTDU | Equityworld EWF Medan
