0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Janji Revolusi! Akankah Kevin Warsh Jadi Orang Trump di The Fed? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Kevin Warsh yang menjadi calon ketua Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) datang dengan pesan besar. Dia ingin melakukan perubahan di The Fed. Melansir dari The Economist, perubahan besar seperti revolusi di bank sentral AS tampaknya tidak akan mudah terjadi. Selama ini, politisi AS biasanya membiarkan The Fed bekerja secara independen.

Alasannya sederhana, tidak banyak pemilih yang benar-benar memperhatikan kebijakan moneter. Kalaupun inflasi naik dan masyarakat mulai mengeluh, politisi masih bisa menyalahkan pihak lain.

Apa manfaatnya?

Tapi Donald Trump berbeda. Dalam masa jabatan keduanya, Presiden AS tersebut terus menekan The Fed karena menilai suku bunga masih terlalu tinggi. Trump menyerang bank sentral lewat gugatan hukum, mengkritik Ketua The Fed Jerome Powell di media sosial, bahkan mendorong penyelidikan kriminal yang dinilai tidak berdasar terhadap Powell untuk menekan posisinya. Tapi sejauh ini tekanan dari Gedung Putih belum memberi hasil seperti yang diinginkan Trump.

Bahkan, serangan itu justru bisa berbalik arah karena membuat para pembela independensi The Fed semakin solid. Mahkamah Agung AS tampaknya akan menolak upaya Trump untuk memecat Lisa Cook, salah satu gubernur The Fed. Sementara itu, manuver Thom Tillis, senator Republik yang akan pensiun, untuk menahan proses konfirmasi Kevin Warsh sebagai pengganti Powell kemungkinan ikut berperan dalam keputusan Departemen Kehakiman AS pada 24 April untuk menghentikan kasus terhadap Ketua The Fed tersebut. Pasar pun kini cenderung lebih santai menghadapi serangan Trump kepada The Fed.

Dengan kata lain, kritik keras Trump terhadap bank sentral AS sudah tidak lagi membuat pasar sepanik sebelumnya.

Dampak ke Pasar: Kebijakan The Fed berpengaruh terhadap aliran modal asing dan stabilitas rupiah. Kenaikan suku bunga The Fed cenderung mendorong penguatan dolar AS dan berpotensi menekan aset berisiko termasuk saham emerging market seperti Indonesia.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *