0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Cerita Lo Kheng Hong Boncos 85%, Lalu All In ke Saham Ini! | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asal Indonesia Lo Kheng Hong yang terkenal sukses dari investasi saham ternyata tak selamanya cuan. Ia pernah hampir bangkrut dan nyaris tidak memiliki uang sepeser pun saat krisis mendera Indonesia pada 1998 silam.

Tapi dia akhirnya bisa terhindar dari ancaman tersebut dan kembali bangkit berkat pekerjaannya sebagai investor saham. Lo wKheng Hong bercerita, saat krisis 1998 terjadi, dia hanya memiliki uang sisa 15% dari seluruh hartanya. Sementara saat itu dia sudah tidak memiliki pekerjaan dan mengandalkan keahliannya sebagai seorang investor saham. “Uang saya berkurang 85%, sisa 15%.

Saya waktu itu sudah full time investor, istri ibu rumah tangga, anak 2, saya nggak kerja lagi, duit tinggal 15%,” kata Lo Kheng Hong, saat berbincang di acara SPOD yang diselenggarakan PT Syailendra Capital dan ditayangkan pada akun YouTube perusahaan, dikutip Senin (27/4/2026). Sadar dirinya akan bangkrut, Lo Kheng Hong akhirnya memutuskan untuk menyimpan seluruh sisa hartanya di saham PT United Tractor Tbk (UNTR). Saat itu, harga saham UNTR per lembar ada di level Rp 250 per saham. Bukan tanpa alasan pria dengan sapaan akrab LKH ini melakukan hal tersebut.

Kenapa ini penting?

Menurutnya, pemilihan UNTR sebagai lokasi penyimpanan saham tunggal dilakukan karena Lo Kheng Hong menilai perusahaan tersebut memiliki prospek cerah dan valuasinya tinggi. “Masa harga saham Rp250, laba usaha per saham Rp7.800. Laba usahanya Rp 1,1 triliun, dibagi jumlah saham 138 juta, kan, (laba per saham) Rp7.800.

Saya put everything di United Tractor, nggak bisa pilih yang lain. Ini ada mercy dijual harga bajaj, semua masukin.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *