Equityworld Futures Medan – Cuma 4 Hari Bursa, Tapi Ada 8 Bom Sentimen yang Bisa Guncang RI | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar keuangan Indonesia bergerak beragam pada perdagangan terakhir pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk, sementara rupiah justru berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan bergerak volatil pada hari ini, Senin (27/4/2026), dan sepanjang pekan ini. Sentimen utama masih datang dari ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, pergerakan dolar AS, hingga arah harga energi global.
IHSG ditutup ambruk pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Indeks melemah 3,38% atau 249,49 poin ke level 7.129,49. // Pada perdagangan Jumat, tekanan terhadap IHSG terlihat sangat luas. Tercatat 701 saham melemah, hanya 92 saham menguat, sementara 166 saham lainnya tidak bergerak.
Nilai transaksi pasar saham terbilang ramai, mencapai Rp24,3 triliun dengan melibatkan 44,8 miliar saham dalam 2,66 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp12.736 triliun. Sejalan dengan pelemahan IHSG, investor asing juga mencatat aksi jual bersih di seluruh pasar.
Bagaimana cara kerjanya?
Total pembelian asing mencapai Rp3 triliun, sementara penjualan mencapai Rp5 triliun, sehingga net sell asing menembus Rp2 triliun. Tekanan jual asing terutama menghantam saham-saham berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham dengan net sell terbesar, yakni mencapai Rp1,3 triliun. asing juga melepas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp287,5 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar Rp192,4 miliar.
Selain sektor perbankan, asing juga melepas PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), serta saham energi seperti PT Petrosea Tbk. (PTRO) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO). Berbeda dengan IHSG, rupiah justru berhasil menutup perdagangan terakhir pekan lalu di zona hijau. Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,52% ke level Rp17.190/US$ pada perdagangan Jumat (24/4/2026).
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Ketua Airlangga | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Baru 5 Tahun IPO, Emiten Ini Mau Delisting Tender Offer Rp11.500 | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Tembus 6 Persen | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
