Equityworld Futures Medan – Kenapa Harga Minyak Goreng Berpotensi Naik Imbas Program B50 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
DOSEN Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, mengungkapkan program biodiesel 50 atau B50 berpotensi menjadi salah satu pemicu kenaikan harga minyak goreng. “B50 bukan satu-satunya penyebab kenaikan harga minyak goreng saat ini, tetapi ia memperbesar risiko tekanan harga jika tidak dikawal,” kata Achmad, dalam keterangan tertulis pada Jumat, 24 April 2026. B50 merupakan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit (CPO) dan 50 persen solar.
Minyak goreng juga menggunakan CPO sebagai bahan baku produksi. Adapun Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan kebutuhan B50 dalam setahun adalah 16 juta ton. Meski kebutuhan bertambah, produksi CPO stagnan.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → RI Inflasi 4,76 Persen di Februari 2026, Dipicu Perumahan-Emas | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Asing Getol Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Bangkit | Equityworld EWF Medan
- → ULBI Buka Program Ikatan Kerja, 90 Lulusan Langsung Bekerja di PT Pos | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
