0 0
Read Time:2 Minute, 12 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Kata Purbaya soal Sentimen Domestik Penyebab Rupiah Lesu | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan bahwa pelemahan rupiah disebabkan oleh kondisi global dan domestik. Dari sisi domestik, menurut dia, penyebabnya adalah kebisingan atau noise yang membentuk ekspektasi terhadap mata uang di dalam negeri.Di akhir pekan ini, rupiah melemah dan masih bergerak di atas level 17.200 per dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan Jumat, 24 April 2026 rupiah ditutup di level 17.228 per dolar AS.

Saat media briefing di kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan, Jumat, 24 April 2026, Purbaya menyebut dua faktor penyebab rupiah lesu. “Rupiah itu dipengaruhi kondisi global dan ekspektasi.

Noise yang disebutkan di dalam negeri itu yang membentuk ekspektasi,” ucapnya. Sebelumnya Purbaya juga sempat menjelaskan ihwal adanya suara sumbang atau noise yang menggambarkan bahwa ekonomi Indonesia sedang terpuruk dan ada masalah dalam pengelolaan fiskal. Kabar tersebut, kata dia, menimbulkan sentimen negatif di mana-mana.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *