0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Harga Emas Ambles 2% Lebih, Jatuh ke Level Terlemah 2 Minggu | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas ambruk lagi dipicu penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan imbal hasil obligasi serta perkembangan perang. Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (21/4/2026) ditutup di posisi US$ 4711,67 per troy ons. Harganya ambruk 2,24%. Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan melemah 2,4% dalam dua hari terakhir.

Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 7 April 2026 atau dua pekan terakhir. Harga emas sedikit membaik pada hari ini.

Pada Rabu (22/4/2026) pukul 06.29 WIB, harga emas menguat 0,45% menjadi US$ 4732,59 per troy ons. // Harga emas ambruk karena kembali menguatnya indeks dolar. Indeks menguat 0,2% dan ditutup di 98,394 pada perdagangan kemarin, dari 9,097% pada hari sebelumnya.

Apa manfaatnya?

Dolar AS yang menguat membuat emas yang dikonversi dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik. “Imbal hasil dan dolar yang lebih kuat menekan emas, ditambah banyak berita utama dan sinyal campuran terkait situasi Iran yang mendorong harga energi naik, sehingga menekan logam mulia,” kata Bob Haberkorn, kepada Reuters. Pasar keuangan bergejolak karena menjelang penutupan pasar, kecemasan meningkat di Wall Street setelah muncul laporan bahwa perjalanan Wakil Presiden JD Vance untuk bergabung dalam negosiasi dengan Iran ditunda karena kurangnya komitmen dari Teheran. Hal ini dilaporkan The New York Times dan Axios yang mengutip pejabat AS.

Tak lama setelah bursa saham AS ditutup, Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata akan diperpanjang sampai proposal dari Iran diajukan.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *