Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Asing Terciduk Beli Saham Ini Saat IHSG Disengat MSCI | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp269,5 miliar di sesi I perdagangan Selasa (21/4/2026). Secara keseluruhan, aktivitas transaksi asing terdiri total foreign buy Rp2,7 triliun dan foreign sell Rp2,4 triliun. Asing terpantau mulai beralih ke sektor ke energi dan konglomerasi, sementara sebagian saham big caps perbankan mengalami tekanan jual.
Di sisi pembelian, saham yang paling banyak diakumulasi asing adalah BRPT sebesar Rp69,7 miliar, diikuti oleh BULL sebesar Rp68,2 miliar, dan EMAS sebesar Rp66,0 miliar. pembelian juga terlihat pada saham teknologi GOTO serta saham energi seperti PTRO dan INDY. Sementara itu, tekanan jual asing terbesar terjadi pada saham perbankan BBRI sebesar Rp66,6 miliar, diikuti oleh TLKM sebesar Rp52,6 miliar, serta BBCA sebesar Rp52,5 miliar. Lantas, apa saja saham-saham pilihan beli dan jual asing?
Mengutip data Indo Premier, berikut 10 saham terbanyak net foreign buy dan sell asing di sesi I Selasa (21/4/2026).
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BI Tahan Suku Bunga, Dolar AS Nyaris Stagnan di Level Rp16.975 | Equityworld EWF Medan
- → Bank Sentral Global Diprediksi Pertahankan Suku Bunga Tinggi | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Membara di Tengah Perang, Tembus Rekor Tertinggi Sebulan | Equityworld EWF Medan
