Equityworld Futures Medan – Bursa Efek Indonesia Terapkan Liquidity Provider Saham | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
PT BURSA Efek Indonesia (BEI) menerapkan kuotasi Liquidity Provider saham pada Senin, 20 April 2026. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan partisipasi aktif anggota bursa sebagai Liquidity Provider saham merupakan elemen penting dalam meningkatkan likuiditas dan kualitas pembentukan harga. Liquidity Provider saham adalah Anggota Bursa Efek yang telah mendapat persetujuan dari bursa dan mempunyai kewajiban untuk melakukan kuotasi atas saham tertentu dalam daftar Efek Liquidity Provider Saham.
Tujuannya untuk mendukung terciptanya likuiditas perdagangan saham tersebut. Pada tahap awal, kuotasi perdana dilaksanakan oleh Phintraco Sekuritas berupa penyediaan order beli dan jual pada lima saham. Lima saham tersebut adalah PT Gudang garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BTN (BBTN) Cetak Laba Rp1,1 Triliun Hingga Kuartal I-2026, Naik 22% | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Pendapatan Naik, Laba Adira Finance (ADMF) Malah Turun Jadi Rp1,54 T
- → Radar hingga Jet Tempur Rusak, Kerugian Militer AS Capai 2 Miliar Dolar AS | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
