Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Adaro Andalan Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 5 triliun. Perseroan bakal meminta persetujuan pembelian kembali saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham tahunan (RUPST) yang bakal digelar pada 22 Mei 2026, Jika disetujui, periode buyback akan berlangsung selama 12 bulan sejak 23 Mei 2026. Manajamen Adaro Andalan berharap pembelian kembali saham dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan. “Perseroan berharap dengan dilaksanakannya pembelian kembali saham perseroan akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi para pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor, sehingga harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental perseroan yang sebenarnya,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis, 16 April 2026.
Berdasarkan perhitungan perseroan, pembelian kembali saham akan membuat total aset menyusut dari sebelumnya US$ 5,71 miliar menjadi US$ 5,41 miliar. Ekuitas perseroan juga akan menurun dari US$ 3,65 miliar menjadi US$ 3,36 miliar. Tapi laba per saham dasar akan meningkat dari 97,63 menjadi 104,01.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Data Kemenkes 2026: Ratusan Ribu Anak Indonesia Alami Depresi dan Kecemasan | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Ambruk 3%, Terendah Sejak Awal 2026: Bisa Balik US$4.000? | Equityworld EWF Medan
- → Bukan Saham, Ini Instrumen yang Bikin Transaksi RI Meroket 49 Persen | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
