0 0
Read Time:2 Minute, 12 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Indonesia Bisa Beli Minyak Lebih Murah dari Rusia | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

PENGAJAR di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyakti menilai Indonesia bisa memperoleh minyak mentah dengan harga US$ 59 per barel dari Rusia. Harga tersebut lebih murah bila dibandingkan dengan harga minyak mentah Brent yang ada di kisaran US$ 100 setelah meletus perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran. “Andaikan dengan harga normal pun, yang sekitar US$ 60–70 per barel, minyak Rusia tetap lebih murah, yaitu sekitar US$ 59 per barel,” kata Yayan, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 14 April 2026.

Ia menjelaskan setelah negara-negara Barat menjatuhkan sanksi embargo terhadap Rusia sejak 2022, harga minyak Rusia pada 2025 mencapai US$ 25 per barel. Harga itu, kata Yayan, lebih rendah apabila dibandingkan dengan harga minyak dari Timur Tengah yang berada di level US$ 60–70 per barel.

“Kalau kita lihat berdasarkan asumsi penerimaan, pemerintah Rusia menetapkan harga minyak sebesar US$ 59 per barel,” ucap Yayan.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *