0 0
Read Time:3 Minute, 21 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Dolar Rp17.100 Tak Berarti RI Balik ke Krisis 98, Ini Alasannya | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kini terus memasuki tren pelemahan, hingga semakin betah di level atas Rp 17.000/US$ yang seolah menjadi equilibrium atau titik kesimbangan baru. Per hari ini saja, nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar pada saat pembukaan perdagangan. Merujuk data Refinitiv, Selasa (14/4/2026) rupiah mengawali perdagangan di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,09% ke level Rp17.110/US$. Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (13/4/2026), mata uang Garuda ditutup melemah tipis 0,06% di posisi Rp17.095/US$.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di kisaran atas Rp 17.000 ini pun sebetulnya sudah terjadi sejak 1 April 2026. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) pada 1 April kurs rupiah diperdagangkan antar bank rata-rata di level Rp 17.002. Sejak saat, Jisdor tak mencatat mata uang garuda mampu bergerak di level bawah Rp 17.000, bahkan terus bergerak naik hingga Rp 17.122/US$ pada 13 April 2026.

Kenapa ini penting?

Level baru rupiah ini pun tercatat sudah melampaui level tertinggi saat krisis moneter 1998. Sebagaimana diketahui, saat itu, nilai tukar rupiah yang semula stabil di kisaran Rp2.500 per dolar AS tiba-tiba merosot tajam hingga menyentuh lebih dari Rp15.000 per dolar pada awal 1998.

Bahkan, rupiah sempat berada di level yang sangat lemah, yakni Rp16.800/US$. Walaupun kurs rupiah tengah mengalami tekanan, hingga secara nilai malampaui periode krismon, tapi ekonom senior yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal, melihat kondisi ekonomi Indonesia masih jauh lebih kuat dibandingkan zaman krisis 1998. Adapun yang menjadi letak pembeda kekuatan ekonomi Indonesia saat ini dibandingkan dengan zaman krisis diantaranya yakni ada pada sektor riil. Menurutnya, kondisi sektor riil pada 1998 sangat rapuh sehingga tidak mampu menjaga pertumbuhan ekonomi kala itu hingga berjung pada mencuatnya sentimen negatif investor yang membuat rupiah terdepresiasi dalam. “Beberapa diantaranya sektor riil, kondisi fiskal, termasuk sektor keuangan.

Sektor rill, jika dibandingkan dengan 1998, 2020 saat pandemi. Di 1998 riil rapuh, meski saat 1997 pertumbuhan ekonomi sempat tinggi,” ujarnya dalam Central Banking Forum 2026 di The Grand Ballroom, Mandarin Oriental Jakarta, Senin, (13/4/2026).

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *