0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: BI, Kemenkeu, Ekonom Duduk Bareng Bahas Kondisi Rupiah, Ini Hasilnya! | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tengah memasuki titik keseimbangan baru, setelah mengalami tekanan hingga menembus level Rp 17.000/US$ sejak 1 April 2026. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) pada 1 April kurs rupiah diperdagangkan antar bank rata-rata di level Rp 17.002. Sejak saat, Jisdor tak mencatat mata uang garuda mampu bergerak di level bawah Rp 17.000, bahkan terus bergerak naik hingga Rp 17.122/US$ pada 13 April 2026. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjelaskan, pergerakan kurs beberapa hari terakhir tak terlepas dari efek peperangan di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran membuat nilai tukar dolar terhadap berbagai mata uang dunia menguat, tak terkecuali rupiah.

Konflik itu memunculkan sentimen risk off atau menghindari faktor risiko di tengah investor global, sehingga mereka melepas investasinya di instrumen portofolio negara-negara berkembang, termasuk Indonesia untuk membeli surat berharga AS beserta dolar. Akibatnya indeks dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia (DXY) menguat. “Terjadi risk off. Artinya investor menjauhi risiko sehingga ada safe haven activity. Mau enggak mau flow ke advance economies termasuk ke AS.

Bagaimana cara kerjanya?

DXY mengalami peningkatan,” kata Destry dalam Central Banking Forum 2026 dengan tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, dikutip Selasa (14/4/2026). Saat pembukaan perdagangan pasar keuangan di Indonesia kemarin, dan rupiah langsung tertekan ke level Rp17.100/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,09% dibanding perdagangan akhir pekan lalu, DXY memang tengah mengalami penguatan hebat, hingga ke level 99,01 berdasarkan data Revinitif pukul 09.00 WIB.

DXY terpantau menguat 0,37% saat itu.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *