Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Asing Borong Saham Bank Saat IHSG Terbang 2,34% | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Aksi beli investor asing kembali terpantau pada perdagangan kemarin, Selasa (14/4/2026), seiring penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Asing tercatat membukukan net foreign buy sekitar Rp626 miliar di seluruh pasar.
Sejumlah saham big caps perbankan hingga komoditas menjadi incaran utama, mencerminkan rotasi dana ke saham likuid dan berfundamental kuat. Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham dengan net buy terbesar, yakni Rp 160,7 miliar.
Apa manfaatnya?
Lalu diikuti oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 105,5 miliar. Tidak ketinggalan, Bank Negara Indonesia (BBNI) dan Bank Mandiri (BMRI) juga masuk dalam daftar lima besar saham dengan net foreign buy terbesar. Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan kemarin: Arus masuk dana asing turut menopang pergerakan IHSG yang ditutup naik 2,34% atau 175,76 poin ke level 7.675,95.
Sebanyak 548 saham naik, 151 turun, dan 119 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 24,85 triliun, melibatkan 53,31 miliar saham dalam 3,11 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 13.710 triliun.
Nyaris seluruh sektor perdagangan menguat dengan kenaikan terbesar dicatatkan sektor infrastruktur dan barang baku, sedangkan hanya konsumer non primer yang melemah.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → WOM Finance (WOMF) Sepakat Tebar Dividen Rp12,28 per Saham | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Anjlok Lagi Hari Ini, Simak Daftar Antam, UBS, Pegadaian Terbaru | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Minyak Melonjak 11%, Harga Nyata di Lapangan Tembus US$141/Barel | Equityworld EWF Medan
