Equityworld Futures Medan β Menyoroti RI- China Makin Doyan Pakai Yuan, Bye Dolar Amerika | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Dominasi dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi perdagangan dan keuangan global hingga kini masih belum tergantikan. Di tengah ketidakpastian global yang kembali meningkat, mata uang Negeri Paman Sam itu tetap menjadi pilihan utama pelaku pasar dan dunia usaha, terutama karena likuiditasnya yang paling besar dan statusnya sebagai aset aman.
Hal ini disampaikan oleh Chief Economist BCA David Sumual yang menilai dominasi dolar dalam transaksi global memang masih sangat besar. Tapi di saat yang sama, dia melihat mulai ada tambahan penggunaan yuan China dalam aktivitas perdagangan internasional. “Kalau kita lihat, penggunaan USD masih besar.
Untuk impor itu masih 90,7%, bahkan secara global peran dolar juga masih dominan. Tetapi ada peningkatan permintaan mata uang yuan karena mereka minta dibayar dalam yuan,” ujar David dalam acara Central Bank Forum 2026 di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Bagaimana cara kerjanya?
David menjelaskan, dominasi dolar memang belum tergeser. Menurut dia, dalam perdagangan dunia, dolar masih menjadi mata uang paling likuid dan masih menjadi acuan utama bagi banyak transaksi internasional. “Tiongkok suka dibayar dengan yuan jadi kebutuhan yuan penting di luar negeri. Likuiditas yuan mungkin bisa terpengaruh kalau jangka panjang seperti ini terus,” imbuh David.Dia menilai langkah pemerintah menerbitkan dim sum bond menjadi instrumen menarik yang bisa menambah pasokan yuan. Pada Oktober 2025, penerbitan Dim Sum Bonds menarik minat investor onshore (domestik) Cina dengan total final orderbook mencapai 18 miliar yuan (Rp39,6 triliun). ketika tensi geopolitik meningkat dan pelaku pasar menghindari risiko, arus dana global dengan cepat kembali mengarah ke dolar AS.
Meski begitu, David melihat mulai ada perubahan secara perlahan.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
π Baca Juga Artikel Terkait:
- β IHSG Pangkas Koreksi, Melemah 0,31% ke Level 8.209 | Equityworld EWF Medan
- β Equityworld EWF Medan | Penjualan Batu bara Naik 4 Kali Lipat, Saham RMKE Langsung Melesat
- β Selat Hormuz Memanas, Emiten Migas RI Buka-Bukaan Dampaknya | Equityworld EWF Medan
