Equityworld Futures Medan – Menyoroti Rupiah Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Lawan Riyal, Beban Haji Naik | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah terhadap mata uang Arab Saudi yakni riyal (SAR) kembali mencatatkan level terlemah sepanjang masa. Melansir dari Refinitiv, pada penutupan perdagangan Kamis (9/4/2026), mata uang Garuda ditutup di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,44% terhadap riyal Arab Saudi ke posisi Rp4.551/SAR.
Level ini menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa baru terhadap riyal Saudi. Pada perdagangan intraday pagi ini per pukul 09.18 WIB, rupiah bahkan masih melanjutkan pelemahannya sebesar 0,11% ke level Rp4.556/SAR. Adapun, di sepanjang tahun berjalan 2026, rupiah juga sudah terdepresiasi sekitar 2,52% terhadap mata uang Arab Saudi tersebut. // Salah satu dan yang paling mendominasi dari penyebab pelemahan nilai tukar rupiah terhadap riyal yakni mulai memasukinya musim ibadah haji 2026.
Menjelang musim haji, kebutuhan terhadap valuta asing memang cenderung meningkat, terutama riyal Arab Saudi dan dalam mata uang lain termasuk dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini wajar karena sebagian besar kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi dibayar dalam mata uang asing, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga uang saku jemaah.
Bagaimana cara kerjanya?
Dalam kondisi seperti itu, permintaan terhadap riyal biasanya ikut naik. Ketika permintaan terhadap mata uang asing meningkat, sementara pasokan tidak bertambah dalam besaran yang sama, maka rupiah cenderung menghadapi tekanan. Melansir Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), hingga 8 April 2026 realisasi transfer Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 telah mencapai 70,95% dari total anggaran Rp18,21 triliun. Dana yang sudah ditransfer tercatat sebesar Rp12,92 triliun kepada Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Jika dirinci berdasarkan mata uang, pembayaran dalam bentuk riyal Arab Saudi menjadi yang paling mendekati selesai. Progres kebutuhan riyal tercatat telah mencapai 93,73%, jauh lebih tinggi dibandingkan kebutuhan dalam dolar AS sebesar 35,17% dan dalam rupiah sebesar 42,01%. BPKH menyebut realisasi transfer tersebut dilakukan dengan asumsi kurs tertentu yang telah ditetapkan sejak awal. “Secara keseluruhan, realisasi transfer telah mencapai 70,95% dari total anggaran, dengan menggunakan asumsi kurs sebesar Rp16.500/USD dan Rp4.400/SAR,” dikutip dari siaran pers BPKH pada hari ini, Jumat (10/4/2026).
Fakta bahwa kebutuhan riyal sudah hampir seluruhnya dipenuhi menunjukkan permintaan terhadap mata uang ini memang sangat besar menjelang musim haji. Hal ini menandakan kebutuhan valas untuk penyelenggaraan haji sudah masuk tahap yang semakin intensif.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Mengapa IHSG Goyah dan Bergerak Liar Belakangan Ini? | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Arah Kebijakan Moneter 2026 BI untuk Jaga Inflasi dan Rupiah
- → 3 Investasi Pilihan Nabi Muhammad SAW, Bisa Jadi Contoh | Equityworld EWF Medan
