Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG Sesi I Melesat 2,02% ke Level 7.455 | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat lebih dari 2% hari ini, Jumat (10/4/2026). Pada penutupan perdagangan sesi pertama indeks naik 2,02% ke level 7.455,46 atau menguat 148 poin. Kenaikan ini melanjutkan rebound IHSG yang telah berlangsung dua hari terakhir dimulai kala indeks melesat tajam pada perdagangan Rabu (8/4) dengan kenaikan lebih dari 4%.
Sebanyak 177 saham turun, 470 naik, dan 168 belum bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 9,45 triliun, melibatkan 22,57 miliar saham dalam 1,31 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun terkerek menjadi Rp 13.203 triliun. Mengutip data Refinitiv, seluruh sektor perdagangan tercatat menguat hari ini dengan kenaikan tertinggi dibukukan oleh sektor barang baku, konsumer non primer dan properti. Saham-saham yang paling ramai ditransaksikan hari ini termasuk BUMI, BBRI dan BBCA.
Adapun saham perdana yang melantai di bursa tahun ini WBSA memimpin penguatan dengan kenaikan 34% atau menyentuh ARA. saham-saham lain yang ikut menguat signifikan hari ini termasuk MEGA, MSIN dan TPIA. Saham-saham emiten konglomerat serta emiten blue chip dengan kapitalisasi besar tercatat menjadi penggerak kinerja IHSG hari ini.
Bagaimana cara kerjanya?
Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang akan melakukan RUPST siang ini, dengan salah satu mata acara pembagian dividen menjadi penggerak utama kinerja IHSG hari ini dengan sumbangsih 14,18 indeks poin. Saham Chandra Asri Pacific (TPIA) juga merupakan penopang utama IHSG dengan sumbangan 14,02 indeks poin. Tercatat saham-saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu kompak menguat pada perdagangan hari ini.
Emiten lainnya yang menjadi penggerak utama kinerja IHSG hari ini termasuk MSIN milik Grup MNC, emiten tambang batu bara Bayan Resources (BYAN) milik Low Tuck Kwong hingga PANI milik Aguan. Pasar keuangan Indonesia akan menutup perdagangan pekan ini pada hari ini.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG Rentan Terkoreksi Lanjutan, Simak 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Pilihan Analis | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Cara Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Ambruk 14% di Maret, Terburuk dalam 17 Tahun | Equityworld EWF Medan
