0 0
Read Time:2 Minute, 49 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Bursa Asia Mayoritas Menguat, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar saham Asia-Pasifik dibuka mayoritas menguat pada perdagangan Jumat (11/4/2026), di tengah gencatan senjata rapuh selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat pelaku pasar tetap waspada. Melansir CNBC, Konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari satu bulan masih membayangi sentimen, terutama karena penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi global. Meski gencatan senjata telah diumumkan, lalu lintas di Selat Hormuz masih sangat terbatas. Iran menyatakan akan membuka kembali jalur tersebut jika seluruh serangan terhadap negaranya dihentikan, sementara Israel juga dilaporkan menyetujui kesepakatan tersebut.

Presiden Donald Trump sebelumnya menghentikan serangan terhadap Iran pada Selasa lalu sebagai bagian dari upaya meredakan konflik. Tapi ia memperingatkan Iran untuk tidak mengenakan biaya terhadap kapal tanker minyak yang melintas di selat tersebut. Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan gencatan senjata. Tuduhan ini semakin menambah ketidakpastian di pasar global.

Kenapa ini penting?

Dari pasar saham, indeks Kospi Korea Selatan menguat 1,68% dan Kosdaq naik 1,14%. Di Jepang, Nikkei 225 melonjak 1,65%, sementara Topix bergerak relatif datar. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan negaranya berencana melepas cadangan minyak selama 20 hari mulai Mei mendatang.

Jepang diketahui memiliki cadangan minyak yang cukup untuk 230 hari per 6 April. Berbeda arah, indeks S&P/ASX 200 Australia justru melemah 0,51%. Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.900, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.752,40.

Harga minyak dunia masih bergerak naik, dengan West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,69% ke US$98,55 per barel. Sementara itu, Brent crude naik 0,91% ke US$95,92 per barel, setelah sempat menembus level US$100 per barel di sesi sebelumnya.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *