0 0
Read Time:2 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Breaking News! Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.015 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (9/4/2026), setelah sehari sebelumnya sempat menguat tajam. Merujuk data Refinitiv, rupiah memulai perdagangan pagi ini di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,06% ke posisi Rp17.015/US$. Padahal, pada perdagangan Rabu (8/4/2026), rupiah berhasil ditutup menguat 0,50% di level Rp17.005/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB tercatat bergerak stabil di level 99,133, setelah pada perdagangan sebelumnya anjlok 0,73% dan menyentuh level terendah dalam sebulan. // Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih diperkirakan akan dipengaruhi oleh dinamika eksternal, khususnya arah pergerakan dolar AS di pasar global. Pelaku pasar saat ini masih mencermati perkembangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai belum sepenuhnya solid. Kondisi tersebut membuat pergerakan dolar AS masih berpotensi fluktuatif, seiring tingginya sensitivitas pasar terhadap perkembangan geopolitik dan harga energi.

Kenapa ini penting?

Situasi ini pada akhirnya turut memengaruhi pergerakan mata uang lainnya, termasuk rupiah. Sementara itu dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) turut menjelaskan penyebab penurunan cadangan devisa Indonesia pada Maret 2026. Posisi cadangan devisa tercatat turun menjadi US$148,2 miliar, dari sebelumnya US$151,9 miliar pada Februari 2026.

BI menyebut penurunan tersebut antara lain disebabkan oleh penggunaan devisa untuk kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. “Kebijakan stabilisasi tersebut sebagai respons Bank Indonesia terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat,” tulis BI dalam siaran pers, Rabu (8/4/2026). Meski demikian, BI menegaskan posisi cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang aman untuk menopang ketahanan eksternal serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

πŸ“Œ Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *