Equityworld Futures Medan – Update pasar: Harga Minyak US$ 100 per Barel, Purbaya: Uang Kita Cukup | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan harga bahan bakar minyak atau BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026. Dia memperhitungkan dengan pengalihan anggaran dari berbagai kementerian dan lembaga di pemerintahan dengan perkiraan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar 2,9 persen seperti tahun 2025. “Selama suplainya (minyak) ada, kita masih punya bantalan uang sebesar Rp 490 triliun yang sekarang dalam bentuk sisa anggaran lebih, kalau kepepet masih bisa dipakai,” ujarnya saat konferensi pers di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin, 6 April 2026.
Dengan pengalihan pos anggaran, dia juga memperhitungkan anggaran negara masih sanggup memberi subsidi dengan asumsi rata-rata harga minyak mentah sekitar US$ 100 per barel sampai akhir tahun. Tetapi dia memperkirakan harga minyak mentah tidak akan bertahan lama di atas US$ 100 jika melihat perkembangan perpolitikan di Amerika Serikat.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Dunia Pulih, Naik 2 Persen saat Minyak Terkoreksi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Antam Anjlok Rp77 Ribu ke Level Rp3,045 per Gram Pagi Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → 2 Orang Jadi Tersangka Saham Gorengan BEBS di Mirae Asset Sekurita, OJK Juga Bekukan Rp14,5 Triliun! | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
