0 0
Read Time:2 Minute, 56 Second

Equityworld Futures Medan – Harga Minyak Masih Berada di US$110, Timur Tengah Masih Panas | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga minyak dunia kembali memanas pada awal pekan, seiring ketegangan geopolitik yang belum mereda. Berdasarkan data Refinitiv per Senin (6/4/2026) pukul 09.30 WIB, harga minyak acuan bergerak di level tinggi setelah sempat mengalami lonjakan tajam dalam beberapa hari terakhir. Minyak jenis Brent tercatat di US$109,59 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$110,63 per barel.

Pergerakan ini terjadi setelah fase volatil yang cukup ekstrem sejak akhir Maret, di mana Brent sempat menyentuh US$118,35 pada 31 Maret sebelum terkoreksi dan kembali naik. Jika ditarik sejak 23 Maret, reli harga minyak terlihat cukup agresif.

Bagaimana cara kerjanya?

Brent yang saat itu masih di kisaran US$99,94 kini telah melonjak lebih dari 9%, sementara WTI melesat jauh dari US$88,13 ke atas US$110. // Kenaikan paling mencolok terjadi pada periode 31 Maret, ketika Brent melonjak ke US$118,35 level tertinggi dalam rangkaian data ini. Setelah itu, harga sempat terkoreksi ke kisaran US$101 pada 1 April, sebelum kembali rebound ke atas US$109 pada awal pekan ini.

WTI menunjukkan pola yang sedikit berbeda. Meski sempat menembus US$111,54 pada 2 April, harga kemudian terkoreksi tipis ke US$110,63 pada hari ini, mengindikasikan adanya tarik-menarik antara faktor suplai dan aksi ambil untung.

Pasar energi global saat ini berada dalam bayang-bayang gangguan suplai dari Timur Tengah, terutama di Selat Hormuz yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Penutupan jalur ini akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat distribusi minyak tersendat. Sejumlah kilang dilaporkan mulai mencari sumber alternatif, termasuk dari kawasan Laut Utara dan Teluk AS, yang memicu persaingan harga di pasar fisik.

Di sisi lain, Iran masih memberikan akses terbatas bagi kapal dari negara tertentu, sehingga arus pasokan tidak sepenuhnya berhenti.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *