Equityworld Futures Medan β Update pasar: Video: Syarat Agar Investor Asing “Ngegas” Masuk Bursa Saham dan SBN | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Gejolak perang Timur Tengah saat ini disebut Direktur Ashmore Asset Management, Steven Satya Yudha menjadi sentimen yang menekan pasar keuangan global termasuk Indonesia bahkan dampaknya terasa ke posisi nilai tukar Rupiah. Ketidakpastian yang tinggi utamanya terkait harga minyak mentah dunia yang mengancam lonjakan inflasi mendorong aliran dana menyasar instrumen safe haven. Meski demikian, Steven melihat prospek investor untuk masuk ke pasar domestik, termasuk obligasi 10 tahun dengan menawarkan imbal hasil 6,85% memiliki valuasi yang menarik dibanding US Bond, begitupula di pasar saham, saat ini saham blue chip sudah memiliki Price to Earnings Ratio (P/E Ratio) sudah sangat murah.
Dari dalam negeri, sentimen penilaian MSCI hingga pemeringkat asing terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia masih menjadi perhatian pelaku pasar sebagai pendorong aliran capital inflow. Selengkapnya simak ulasan Syarifah Rahma dengan Direktur Ashmore Asset Management, Steven Satya Yudha dalam Power Lunch, PT Equityworld Futures (Rabu, 01/04/2026)
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
π Baca Juga Artikel Terkait:
- β The Fed Kembali Tahan Suku Bunga, Diprediksi 1 Kali Pangkas di 2026 | Equityworld EWF Medan
- β Keyakinan Konsumen pada Kondisi Ekonomi Makin Tergerus, Makin Banyak Orang Pilih Menabung | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- β Baru 2 Tahun Sudah Terbang 65.000%, Investor Saham ini di-Warning | Equityworld EWF Medan
