0 0
Read Time:2 Minute, 42 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Trump Tantrum Lagi, IHSG Kembali Loyo | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) loyo pada akhir sesi 1, seiring dengan kecemasan investor yang kembali meningkat, Kamis (2/4/2026). IHSG parkir di level 7.094,53, turun 89,91 poin atau -1,25% pada jeda makan siang. Sebanyak 463 saham turun, 234 naik, dan 261 tidak bergerak.

Nilai transaksi mencapai Rp 6,88 triliun, melibatkan 13,33 miliar saham dalam 1,02 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kembali terkikis menjadi Rp 12.461 triliun.

Mengutip Refinitiv, utilitas, bahan baku, dan teknologi menjadi sektor yang turun paling dalam dengan penurunan masing-masing -5,98%, 3,29%, dan 2,55%. Terpantau sejumlah saham konglomerat menjadi pemberat utama. Saham Barito Renewables Energy (BREN) tercatat menjadi pemberat utama dengan sumbangsih -13,84 poin.

Kenapa ini penting?

Saham emiten milik Prajogo Pangestu ini turun 6,82% ke level 5.125. Kemudian saham DCI Indonesia (DCII) milik Toto Sugiri dan Amman Mineral Internasional (AMMN) milik Agus Projo dan Salim masing-masing berkontribusi -7,81 poin dan -7.75 poin. Adapun koreksi dalam hari ini terjadi setelah hari sebelumnya IHSG ditutup naik nyaris 2%.

Pada perdagangan kemarin, kecemasan pasar mereda seiring dengan munculnya harapan perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel reda. Tapi pada pidato terbaru, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa operasi “Epic Fury” di Iran akan terus berlanjut hingga seluruh tujuan strategis tercapai. Serangan pemungkas segera dilancarkan.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *