Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Harga Batu Bara Anjlok, Laba PTBA Turun Jadi Rp 2,93 Triliun | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakara, PT Equityworld Futures — PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,93 triliun sepanjang tahun 2025. Torehan itu anjlok 43% secara tahunan atau year on year (yoy).
Merinci siaran persnya, emiten batu bara pelat merah itu mencatatkan pendapatan usaha turun tipis menjadi Rp42,65 triliun. Perolehan itu turun tipis dari setahun sebelumnya sebesar Rp42,76 triliun.
Meskipun volume penjualan PTBA tercatat meningkat 6% yoy, Tapi pelemahan harga batu bara, baik Newcastle Index yang turun 22% YoY dan ICI-3 yang turun 16% yoy, berimbas pada pelemahan harga jual rata-rata yang tercatat turun 6% yoy. Adapun untuk porsi penjualan sampai dengan akhir Desember 2025 ini, penjualan domestik tercatat sebesar 54%, sedangkan sisanya 46% merupakan ekspor. Pada akhir periode ini, lima negara tujuan ekspor terbesar ditempati oleh Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.
Beban pokok pendapatan terealisasi sebesar Rp36,39 Triliun, atau naik sebesar 5% secara yoy. Kenaikan ini seiring dengan peningkatan volume operasional, baik produksi batu bara yang naik 9% yoy maupun angkutan yang juga naik 6% yoy, meskipun dari sisi stripping ratio tercatat lebih rendah di angka 6,07x dari pada periode yang sama tahun sebelumnya di angka 6,23x. pencabutan subsidi komponen FAME pada Biodiesel serta kewajiban untuk menggunakan B40 juga berdampak pada peningkatan harga BBM/liter (+13% yoy), yang otomatis berdampak pada peningkatan biaya bahan bakar yang digunakan oleh PTBA, baik untuk kegiatan penambangan maupun angkutan kereta api. secara yoy, beban umum dan administrasi naik sebesar Rp261,88 miliar atau 13% dan beban penjualan naik 3% atau sebesar Rp23,58 miliar.
Kenaikan ini selaras dengan peningkatan volume penjualan yang naik 6% yoy. PTBA membukukan penghasilan keuangan sebesar Rp219,50 miliar, atau turun 12% yoy seiring dengan turunnya penghasilan bunga baik dari penempatan kas di bank dan deposito berjangka maupun dari penempatan obligasi.
Bagaimana cara kerjanya?
Biaya keuangan tercatat Rp325,93 miliar atau naik 15% yoy seiring dengan peningkatan beban bunga dari pinjaman bank. Sedangkan bagian atas laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama tercatat Rp 671,56 miliar, atau naik 5% yoy.
Di sisi neraca, total aset PTBA pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp43,92 triliun atau naik 5% dibandingkan akhir tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp41,79 triliun.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BNI Ajak Nasabah Susun Rencana Finansial di Ramadan Lewat Growth wondr | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen | Equityworld EWF Medan
- → Harga Minyak Anjlok usai Trump Tunda Serang Fasilitas Energi Iran | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
