Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Jaman Edan: Belum Lama Harga Minyak Masih Minus, Sekarang US$100 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar energi global pernah menyaksikan momen yang nyaris tak masuk akal. Pada 20 April 2020 atau sebulan setelah Covid-19 diumumkan sebagai pandemi global, harga minyak mentah acuan Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI), jatuh ke teritori negatif hingga sekitar -US$37 per barel. Tapi hanya dalam beberapa tahun, harga justru berbalik arah-melonjak hingga mendekati bahkan menembus US$100 per barel di tengah konflik geopolitik terbaru. Masalah muncul di sisi logistik, tangki penyimpanan penuh. Dalam kondisi ini, produsen justru harus merogoh kocek lebih dalam agar minyaknya diambil, karena biaya penyimpanan lebih mahal daripada nilai komoditas itu sendiri.
Inilah yang membuat kontrak berjangka WTI untuk pengiriman Mei 2020 jatuh ke harga negatif. Kejatuhan ini terjadi di tengah runtuhnya permintaan global akibat pandemi COVID-19. Aktivitas ekonomi berhenti, perjalanan dibatasi, konsumsi energi turun tajam dalam waktu singkat.
Apa manfaatnya?
Harga Brent ikut tertekan hingga hanya US$9,12 per barel pada April 2020, jauh dari kisaran US$70 di awal tahun. Pada saat itu, pasar menghadapi kelebihan pasokan besar. Produksi tetap berjalan ketika konsumsi jatuh.
Tangki penyimpanan penuh. Produsen tidak memiliki ruang untuk menampung minyak tambahan. Kontrak yang mendekati jatuh tempo mengharuskan pemegangnya menerima pengiriman fisik. Dalam kondisi penyimpanan penuh, pelaku pasar melepas kontrak tersebut dengan harga berapa pun agar tidak menanggung beban logistik.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Breaking: Harga Minyak Mentah Mendidih, Tembus US$ 100 per Barel | Equityworld EWF Medan
- → BSI Raup Laba Rp 1,3 Triliun, Bisnis Emas Jadi Penopang | Equityworld EWF Medan
- → Lebih Mahal dari Emas, Ini 10 Benang Termahal di Dunia | Equityworld EWF Medan
