Equityworld Futures Medan – Update pasar: Video: Inflasi Bisa Melonjak Efek Perang, Suku Bunga Berpotensi Naik | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Perang Timur Tengah yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz disebut Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich telah berdampak pada lonjakan harga energi yakni minyak gas hingga batu bara. Kenaikan harga energi dikhawatirkan akan mengerek harga-harga dan akan meningkatkan angka inflasi yang akan berimbas pada ekonomi dan APBN hingga menurunnya prospek pemangkasan suku bunga bank sentral AS, The Fed hingga Bank Indonesia bahkan ada potensi suku bunga naik.
Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian pelaku pasar sehingga investor cenderung berhati-hati dalam berinvestasi di pasar keuangan global termasuk RI. Seperti apa pelaku pasar melihat dampak perang ke inflasi, suku bunga hingga pasar keuangan RI?
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich dalam Power Lunch, PT Equityworld Futures (Selasa, 31/03/2026)
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Nasabah Bank Emas Melonjak Menjadi 5,7 Juta | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | BI Rate Ditahan 4,75% pada Februari 2026, Ini Alasannya!
- → Equityworld EWF Medan | Obral Jumbo! Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp45.000, Saatnya Borong
