Equityworld Futures Medan – Menyoroti 20 Komoditas yang Harganya Melonjak Paling Tajam di Tengah Perang | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Pasar komoditas global menutup Maret dengan keseragaman, tekanan geopolitik mendorong harga lintas sektor naik dalam waktu bersamaan. Energi melonjak paling agresif, diikuti bahan industri berbasis petrokimia, sementara logam dan agrikultur ikut terdorong meski dengan intensitas berbeda. Melansir dari Trading Economics, di sektor energi, kenaikan dipimpin oleh Urals oil yang melesat 75,45% secara bulanan ke US$109,69 per barel, level tertinggi sejak 2013.
Heating oil menyusul dengan kenaikan 46,58% ke US$4,22 per galon, sementara WTI crude naik 44,50% ke US$103 per barel. Methanol naik 44,06% dan Brent menguat 38,08%. // Konflik di Timur Tengah menjadi pemicu utama. Penutupan efektif Selat Hormuz memutus sekitar 20% aliran minyak global.
Kenapa ini penting?
Gangguan ini memaksa pembeli mencari alternatif pasokan, yang mendorong lonjakan harga minyak Rusia. Di saat yang sama, ancaman terhadap infrastruktur energi Iran dan serangan terhadap kapal tanker memperbesar premi risiko. Konsekuensinya, harga energi global bergerak dalam tekanan pasokan, bukan permintaan. Di sektor industrial, sulfur mencatat kenaikan bulanan 44,49% ke CNY 5.726 per ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Synthetic rubber naik 39,04%, polypropylene 36,96%, polyethylene 29,99%, dan urea 29,82%. Rantai penyebabnya langsung terhubung dengan energi. // Sulfur yang menjadi bahan baku pupuk mengalami gangguan pasokan karena hampir setengah produksi global berasal dari Timur Tengah. Penutupan jalur distribusi membuat pasokan menyusut saat permintaan meningkat menjelang musim tanam.
Di sisi lain, polyethylene dan polypropylene terdorong oleh kenaikan biaya feedstock akibat lonjakan minyak dan gas.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Emiten Prajogo Pangestu Caplok 2 Perusahaan Jasa Pelabuhan | Equityworld EWF Medan
- → Kena Kasus IPO IPPE, Presiden Direktur KGI Sekuritas Mundur | Equityworld EWF Medan
- → Ada Transaksi Jumbo di Saham Sinar Mas, Ini Pelakunya | Equityworld EWF Medan
