0 0
Read Time:2 Minute, 52 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Dibuka Menguat 0,21%, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.870 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan pagi ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Refinitiv, pada perdagangan Kamis (26/3/2026), rupiah dibuka di level Rp16.870/US$ atau menguat 0,21%. Penguatan ini sekaligus melanjutkan tren positif rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (25/3/2026), rupiah berhasil ditutup menguat cukup tajam 0,41% ke level Rp16.905/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke level 99,628.. Kenaikan ini melanjutkan penguatan pada perdagangan sebelumnya, saat DXY naik 0,17% ke posisi 99,599. // Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih sangat dipengaruhi faktor eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS masih bertahan menguat pada awal perdagangan Asia, seiring pelaku pasar menunggu kejelasan apakah ketegangan konflik AS-Israel dengan Iran benar-benar mulai mereda atau justru masih berpotensi memanas. Ketidakpastian ini membuat investor kembali cenderung mencari aset aman, termasuk dolar AS. Menteri Luar Negeri Iran pada Rabu menyatakan negaranya masih meninjau proposal dari AS untuk mengakhiri perang di kawasan Teluk.

Kenapa ini penting?

Tapi Iran menegaskan belum berniat menggelar perundingan untuk menghentikan konflik yang terus meluas di Timur Tengah. Pernyataan ini membuat pelaku pasar tetap berhati-hati.

Analis Westpac menilai pasar saat ini masih sangat sensitif terhadap setiap perkembangan berita. Investor masih mencoba menilai apakah berbagai sinyal terbaru benar-benar mengarah pada deeskalasi konflik, atau justru hanya menjadi fase sementara sebelum ketegangan kembali meningkat. Di sisi lain, penutupan Selat Hormuz yang sempat memicu lonjakan harga energi juga membuat pasar kembali meninjau ekspektasi inflasi dan arah kebijakan moneter AS.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *