Equityworld Futures Medan – Menyoroti Daftar 10 Mata Uang Terlemah di Tengah Perang Iran, Ada Rupiah? | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Menjelang genap satu bulan perang Amerika Serikat (AS) bersama Israel melawan Iran yang meletus pada akhir Februari lalu, banyak mata uang dunia masih berada dalam tekanan. Konflik ini mendorong investor memburu dolar AS sebagai aset aman, sehingga banyak mata uang tertekan dalam sebulan terakhir. Perang tersebut pecah pada 28 Februari 2026 dan sejak itu gejolak energi serta sentimen risk-off ikut menekan pasar keuangan global.
Sejalan dengan kondisi tersebut, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia juga menguat cukup besar sekitar 2%. DXY bahkan sempat menembus level 100, meski kini kembali bergerak di kisaran 99,5. Berdasarkan data Refinitiv yang dihimpun PT Equityworld Futures, berikut 10 mata uang dengan performa terburuk terhadap dolar AS pada periode dari level penutupan Jumat (27/2/2026) atau sehari sebelum perang hingga penutupan terakhir Rabu (25/3/2026). // Mata uang dengan performa paling buruk melawan dolar AS dalam sebulan terakhir adalah bolívar Venezuela.
Bagaimana cara kerjanya?
Bolivar tercatat harus mengalami pelemahan yang cukup tajam dengan terdepresiasi 11,1% terhadap dolar AS hingga ditutup di level VES 465,43/US$ pada Rabu (25/3/2026). Tekanan terhadap bolívar tampaknya tidak hanya dipengaruhi sentimen perang Timur Tengah, tetapi juga gejolak domestik Venezuela yang masih membayangi setelah operasi AS yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro pada 3 Januari 2026. Peristiwa itu menambah ketidakpastian politik dan ekonomi di negara tersebut, sehingga tekanan pada bolívar menjadi semakin besar.
Di bawahnya ada pound Mesir yang turun 9,6% ke level EGP 52,48/US$, disusul loti Lesotho yang melemah 6,6% ke posisi LSL 16,95/US$. Menariknya, dari daftar 10 mata uang dengan performa terlemah tersebut, ada satu wakil dari Asia Tenggara, yakni baht Thailand, yang menempati posisi ke-10.
Mata uang Negeri Gajah Putih itu tercatat melemah 4,8% ke level THB 32,50/US$. Tekanan terhadap baht tidak lepas dari besarnya dampak perang terhadap sektor pariwisata Thailand, yang selama ini menjadi salah satu penopang utama ekonominya. Konflik di Timur Tengah telah memicu pembatalan lebih dari 1.000 penerbangan ke Thailand sejak perang dimulai, sementara kenaikan harga avtur juga mendorong tarif tiket pesawat lebih tinggi.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Kembali Tertekan, Rupiah Jatuh ke Rp16.970 Pagi Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Menguat, Bank-Bank Masih Jual Dolar di Atas Rp17.000 | Equityworld EWF Medan
- → Pernyataan Trump Tenangkan Pasar, Rupiah Berhasil Menguat | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
