Equityworld Futures Medan – Update pasar: Mitos Emas Berubah Total, Investor yang Tak Sadar Bisa Terjebak | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas mulai bangkit setelah babak belur pada Senin kemarin. Tapi emas juga belum mampu menunjukkan sinarnya di tengah perang. Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (23/3/2026) ditutup di posisi US$ 4405,77 per troy ons atau jatuh 1,82%.
Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan melemah 15,13% selama sembilan hari beruntun. Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 2 Januari 2026 atau dua bulan lebih.
Bagaimana cara kerjanya?
Harga emas pada perdagangan kemarin bahkan sempat menyentuh US$ 4099 per troy ons. Harga emas mulai membaik pada hari ini. Pada Selasa (24/3/2026) pukul 06.36 WIB, harga emas diperdagangkan di US$ 4441,52 per troy ons atau melesat 0,81%.
// “Penjualan tajam Senin merupakan kelanjutan dari aksi likuidasi besar-besaran yang sudah terjadi dalam beberapa sesi terakhir, terutama didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga,” ujar David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, dikutip dari Reuters. Harga emas menguat drastis setelah unggahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Truth Social, yang memicu rebound luas di berbagai pasar mulai logam, energi, hingga saham, “Volatilitas kemungkinan akan terus berlanjut.” Imbuh Meger.
Kenaikan harga energi akibat perang Iran belakangan ini telah meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Emas, meskipun dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan aset safe haven, justru kesulitan memperoleh keuntungan karena suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Minyak Lompat Lagi, Bursa Asia Berguguran | Equityworld EWF Medan
- → Selat Hormuz Nyaris Lumpuh, 150 Kapal Tanker Berhenti Beroperasi Bikin Pasar Minyak Kian Bergejolak | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → BNI Siap Tebar Dividen Tunai Rp13 Triliun | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
