Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Perang Making Ngeri, Wall Street Kebakaran-Minyak Tembus US$110/Barel | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (19/3/2026) sore waktu setempat. Hal ini terjadi usai tertekan lonjakan harga minyak global di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta sinyal inflasi yang lebih tinggi dari bank sentral AS. Indeks utama Wall Street kompak berakhir di zona merah. Indeks S&P 500 turun 1,4%, Dow Jones melemah 1,6%, dan Nasdaq terkoreksi 1,5%.
Sentimen negatif dipicu oleh lonjakan tajam harga minyak dunia setelah serangan terhadap fasilitas gas utama Iran. Harga minyak Brent sempat melonjak lebih dari 6% mendekati US$110 per barel sebelum akhirnya ditutup naik sekitar 3,8% di level US$107,38 per barel.
Apa manfaatnya?
Kenaikan harga energi ini semakin membebani pasar setelah Ketua Jerome Powell dari Federal Reserve (The Fed) menyampaikan bahwa inflasi berpotensi meningkat dalam jangka pendek. Ia menegaskan bahwa bank sentral akan mengambil pendekatan “wait and see” sambil mempertahankan suku bunga tetap. “Kami masih berada di tahap awal, dan belum jelas seberapa besar dampaknya serta berapa lama akan berlangsung,” ujar Powell.
Selain faktor energi, pasar juga tertekan data inflasi grosir AS (PPI) Februari yang naik lebih tinggi dari ekspektasi. Hal ini memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan harga belum sepenuhnya mereda.
Menurut analis Interactive Brokers, Steve Sosnick, kombinasi berbagai faktor negatif membuat pasar kehilangan katalis positif. “Tidak ada yang mendorong pasar naik saat ini. Suku bunga tinggi, data inflasi buruk, dan The Fed belum siap melonggarkan kebijakan,” ujarnya.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Antam Turun ke Rp3,021 Juta per Gram Pagi Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya soal Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Tembus USD 100 | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Diam-Diam 8 Emiten RI Ini Dikuasai Amerika
