Equityworld Futures Medan – Dampak Merger dengan MyRepublic, Pemegang Saham MORA Terdilusi 50,5% | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mengumumkan rencana penggabungan usah dengan PT Eka Mas Republik atau My Republic. Mengutip Ringkasan Rencana Penggabungan, Selasa (17/3/2026), merger kedua perusahaan akan mengakibatkan penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi dari pemilik saham MORA sebesar 50,5%.
Hal ini disebabkan oleh peningkatan modal saham perusahaan yang menerima penggabungan sebesar 24.127.524.045 unit. Secara teoritis, persentase saham yang dimiliki oleh pemegang saham MORA dan My Republic akan terdilusi secara proporsional berdasarkan rasio konversi.
Bagaimana cara kerjanya?
Setiap saham My Republic akan setara dengan 7.703,81 saham di MORA. Sebagai informasi, rencana merger antara Moratelindo dan MyRepublic telah dimuat dalam prospektus Perseroan yang dipublikasikan pada 18 Desember 2025.
Moratelindo sebagai perusahaan publik menjadi perusahaan yang menerima penggabungan, sedangkan MyRepublic Indonesia menjadi perusahaan yang menggabungkan diri. Setelah penggabungan efektif, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) dari entitas hasil penggabungan melalui kepemilikan secara tidak langsung. Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Krisnan Cahya mengatakan, merger ini juga akan mendukung program pemerintah percepatan dan pemerataan ekosistem digital di tanah air. “Melalui penguatan jangkauan jaringan dan peluncuran berkelanjutan, kita bisa mendorong ekosistem digital lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, (23/12/2025).
Manfaat kedua yang diperoleh perusahaan adalah penggabungan ini akan membentuk entitas yang lebih kuat dan berdaya saing tinggi melalui kombinasi keunggulan strategis, operasional, teknis, dan finansial. Selain manfaat yang diterima oleh perusahaan, adanya aksi korporasi ini akan memberikan manfaat kepada konsumen/pengguna. Penggabungan ini mencakup jaringan dan kapasitas infrastruktur sehingga dapat menghadirkan layanan yang lebih stabil, lebih cepat, dengan cakupan yang lebih luas kepada pelanggan. Sebagai informasi, Moratelindo resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2022 lalu.
Struktur pemegang saham Moratelindo yakni PT Candrakarya Multikreasi yang memiliki 35,99% saham di Perseroan, PT Gema Lintas Buana dengan kepemilikan 30,18% dan publik dengan kepemilikan saham sebanyak 33,83%. Sementara pemegang saham MyRepublic Indonesia yaitu PT Innovate Mas Utama dengan kepemilikan 95,77%, PT Innovate Mas Indonesia dengan kepemilikan 2,31%, PT DSST Mas Gemilang dengan kepemilikan 1,92% dan PT Buana Mas Sejahtera dengan persentase kepemilikan saham di MyRepublic di bawah 1%.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Reward Dipotong 70 Persen, Atlet Peraih Medali Porprov Pasuruan Ngamuk | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Breaking News! IHSG Anjlok 1% ke 8.236 | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Ambruk 1% Lebih, Dihantam Sang “Musuh Abadi” | Equityworld EWF Medan
