0 0
Read Time:3 Minute, 21 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Di Tengah Perang dan Rupiah Ambruk, Investor Menanti Jurus BI | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Jelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), pelaku pasar memperkirakan BI masih akan kembali menahan suku bunga acuannya pada pertemuan kali ini. Bank Indonesia dijadwalkan menggelar RDG bulan ini pada Senin-Selasa (16-17/3/2026), dengan hasil keputusan yang akan diumumkan pada Selasa (17/3/2026).

Konsensus yang dihimpun PT Equityworld Futures dari 13 lembaga/institusi menunjukkan hasil yang kompak. Seluruh responden memproyeksikan BI akan kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada RDG kali ini. Pada pertemuan RDG terakhir pada 18-19 Februari 2026, BI kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%, dengan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75% dan Lending Facility sebesar 5,50%.

Keputusan tersebut membuat BI telah lima kali berturut-turut menahan suku bunga acuannya hingga Februari 2026. Bila kembali dipertahankan pada Maret ini, maka langkah tersebut akan menjadi kali keenam secara beruntun.

Apa manfaatnya?

Dalam pernyataan resminya pada Februari lalu, BI menegaskan keputusan tersebut sejalan dengan fokus kebijakan pada penguatan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, sembari tetap mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, dalam RDG kali ini BI diperkirakan masih akan menahan suku bunga guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Secara bulanan (month-to-date/mtd) hingga Senin (16/3/2026) pukul 09.37 WIB, rupiah tercatat melemah 1,26% ke posisi Rp16.972/US$ atau hampir menembus level psikologisnya di Rp17.000/US$. Tekanan ini terutama datang dari faktor global, khususnya penguatan indeks dolar AS yang mencerminkan kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia. // Di tengah memanasnya perang di Timur Tengah, investor kembali memburu aset safe haven, termasuk dolar AS. Kondisi ini kemudian mempersempit ruang gerak mata uang lain, termasuk rupiah, yang cenderung tertekan. Hal ini sejalan dengan pandangan Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, yang menilai BI masih akan memilih menahan suku bunga pada Maret 2026 seiring tertekannya nilai tukar rupiah. “Kami memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada Maret 2026.

Hal ini disebabkan oleh tekanan yang masih berlanjut terhadap rupiah akibat ketidakpastian pasar keuangan global dan dampak meningkatnya tensi geopolitik, yakni perang Iran-Israel dan AS,” ujar Juniman.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *