0 0
Read Time:2 Minute, 50 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Emas Masuk Pekan Berbahaya, Level US$5.000 Tak Lagi Aman | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas langsung ambruk di awak pekan ini di tengah besarnya tekanan dolar Amerika Serikat (AS). Merujuk Refintiv, harga emas pada Senin (16/3/2026) puku 06.32 WIB ada di posisi US$ 4988,69 atau turun 0,6%. Pelemahan ini memperburuk laju emas yang juga jatuh 1,2% ke US$5018,4277 pada perdagangan Jumat pekan lalu. Biasanya, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat emas semakin menarik sebagai aset safe haven. Tapi kali ini dampaknya berbeda.

Dengan situasi di Iran dan Selat Hormuz yang hampir tertutup, harga minyak justru melonjak menuju US$120 per barel, memicu kekhawatiran akan gelombang inflasi global baru. Alih-alih beralih ke emas, banyak investor justru memilih dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury). Mereka memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi yang dipicu kenaikan harga energi. // Perubahan ini membuat emas lebih sulit bersaing. Ketika yield Treasury 10 tahun meningkat, banyak manajer dana menilai memegang emas menjadi kurang menarik.

Bagaimana cara kerjanya?

Saat ini, investor yang mencari aset aman terbagi antara dolar AS dan emas, Tapi dolar untuk sementara unggul. Dalam sepekan ke depan, hubungan antara harga minyak Brent dan dolar AS kemungkinan menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga emas.

Pekan Berat Buat Emas: Menguji Level Psikologis US$5.000 Harga emas diperkirakan akan menghadapi cobaan berat pekan ini. Investor menunggu hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu pekan ini. Proyeksi FedWatch menunjukkan pelaku pasar mempertaruhkan 99% potensi suku bunga di tahan.

Pasar bahkan kini memperkirakan The Fed hanya akan sekali memangkas suku bunga. Kondisi ini membuat dolar AS terbang.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *