0 0
Read Time:2 Minute, 50 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Ngeri! Ini Krisis Minyak Dunia Paling Mengguncang Sepanjang Sejarah | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, CNBC Indonesia – Minyak mentah dunia sedang mendapat sorotan karena harganya yang melambung tinggi. Saat harga minyak melambung, dunia menjadi was-was akan potensi melambungnya inflasi yang seringkali menciptakan perlambatan ekonomi hingga krisis. Saat ini harga minyak mentah dunia melambung akibat ketegangan di Amerika Serikat dengan Iran yang memunculkan polemik di Timur Tengah.

Masalahnya daerah Timur Tengah merupakan ladang minyak dunia, sehingga ada ancaman gangguan pasokan. adu kekuatan militer yang terjadi di Timur Tengah juga memengaruhi jalur distribusi minyak terbesar di Selat Hormuz. Harga minyak dunia pun menyentuh US$100 per barel.

Kenapa ini penting?

Berbagai belahan dunia mulai menyalakan alarm inflasi dan perlambatan ekonomi. // Selat Hormuz adalah jalur strategis yang dilalui sekitar 30% dari semua minyak mentah dunia, dengan rata-rata sekitar 13 juta barel per hari yang diekspor melalui selat tersebut. Menurut analis dan laporan internasional, negara-negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, India, dan China termasuk yang paling rentan karena sebagian besar minyak mentah mereka masuk dari Teluk melalui Selat Hormuz. Jepang dan Korea Selatan, mengimpor lebih dari 70-80% kebutuhan minyak mereka melalui rute ini.

Dampaknya sudah mulai terlihat di pasar yaitu, harga minyak mentah Brent naik, dan kenaikan tersebut berpotensi menekan inflasi, memperbesar defisit neraca perdagangan, serta memukul pertumbuhan ekonomi di negara importir energi. Tapi tidak kali ini saja harga minyak mentah dunia terguncang hingga terungkit.

Sejumlah krisis besar dalam sejarah turut membentuk dinamika harga minyak dunia. Berikut beberapa krisis yang pernah terjadi dan meninggalkan dampak signifikan terhadap pasar energi global. Krisis Minyak PertamaDari tahun 1860 hingga 1940, harga minyak per barel berfluktuasi mengikuti peristiwa-peristiwa global. Harga meningkat selama Perang Dunia I dan jatuh saat krisis ekonomi 1929.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *