Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG Sesi 1 Turun 1,81%, Sempat Sentuh Level 7.100-an | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,81% atau -133,18 poin ke level 7.228,94 pada akhir sesi 1, Jumat (13/3/2026). Sebanyak 625 saham naik, 136 turun, dan 197 tidak bergerak. Transaksi pada sesi pertama terbilang sepi dengan nilai Rp 7.39 triliun, melibatkan 15,64 miliar saham dalam 923.900 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kembali terkikis menjadi Rp 12.865 triliun.
Sejak pagi IHSG konsisten berada di zona merah. IHSG mengalami volatilitas yang terbilang tinggi. Indeks bahkan sempat anjlok lebih dari 2% ke titik terendah di level 7.188,08. Sementara itu, Bumi Resources (BUMI) menjadi saham dengan nilai transaksi di pasar reguler. Tapi secara total XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) mencatat nilai transaksi tertinggi, dengan Rp 800 miliar dilakukan di pasar negosiasi.
Kenapa ini penting?
Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah. Bahan baku turun paling dalam, yakni -2,94%. Lalu diikuti oleh utilitas -2,78% dan konsumer non-primer -2,76%.
Adapun saham yang menjadi pemberat adalah Amman Mineral (AMMN) dengan bobot -12,89 indeks poin. Kemudian Bank Mandiri (BMRI) menyeret IHSG ke bawah sebesar -10,87 indeks poin dan diikuti Barito Renewables Energy (BREN) -7,4 indeks poin. Selain IHSG, pasar di Asia juga mengalami tekanan. Indeks Nikkei di Jepang turun 1,32% dan Kospi di Korea Selatan 1,73%.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Jaga Integritas, OJK Kebut Reformasi Struktural Pasar Modal RI | Equityworld EWF Medan
- → Misbakhun: Bursa RI Lebih Cuan dari Tetangga, Bikin Asing Datang | Equityworld EWF Medan
- → RATU Optimistis Tangkap Peluang di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia | Equityworld EWF Medan
