Equityworld Futures Medan – Breaking News: IHSG Turun 2% Lebih di Awal Sesi 2 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,13% atau -156,66 poin ke level 7.205,46 pada awal sesi 2 hari ini, Jumat (13/3/2026). Sebanyak 644 saham turun, 125 naik, dan 189 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 7,81 triliun, melibatkan 16,17 miliar saham dalam 972.200 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 12.823 triliun.
Adapun IHSG merosot 1,81% atau -133,18 poin ke level 7.228,94 pada akhir sesi 1, Jumat (13/3/2026). Sejak pagi IHSG konsisten berada di zona merah dan mengalami volatilitas yang terbilang tinggi.
Kenapa ini penting?
Sementara itu, Bumi Resources (BUMI) menjadi saham dengan nilai transaksi di pasar reguler. Tapi secara total XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) mencatat nilai transaksi tertinggi, dengan Rp 800 miliar dilakukan di pasar negosiasi. Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah. Bahan baku turun paling dalam, yakni -2,94%.
Lalu diikuti oleh utilitas -2,78% dan konsumer non-primer -2,76%. Adapun saham yang menjadi pemberat adalah Amman Mineral (AMMN) dengan bobot -12,89 indeks poin. Kemudian Bank Mandiri (BMRI) menyeret IHSG ke bawah sebesar -10,87 indeks poin dan diikuti Barito Renewables Energy (BREN) -7,4 indeks poin. Pelaku pasar cemas dengan pasokan minyak di tengah perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel akan berkepanjangan.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Ekonom Mandiri Ramal BI Pangkas Suku Bunga 2 Kali Tahun Ini | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Berisiko Tertekan Imbas Konflik di Timur Tengah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Fokus Tingkatkan Kualitas Bisnis, Maybank Indonesia Cetak Laba Segini
