0 0
Read Time:2 Minute, 42 Second

Equityworld Futures Medan – Profit Taking, Pengendali RMKO Jual 36 Juta Saham di Harga Rp590 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, CNBC Indonesia – Pengendali PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), yakni RMK Investama, menjual 36 juta saham (2,90%) RMKO dengan harga Rp590 per saham, sehingga total transaksi mencapai Rp21 miliar. Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/3/2026), transaksi ini bertujuan untuk merealisasikan keuntungan atas peningkatan harga saham dan untuk meningkatkan kepemilikan saham oleh publik. Transaksi dilakukan pada 9 Maret 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di RMKO menjadi 67%. Diketahui, harga saham RMKO sempat meroket 34,7% ke level Rp 260 per saham dalam sehari beberapa waktu lalu.

Bahkan, dalam enam bulan, saham RMKO sempat melesat 182,61%. Chief Executive Officer RMKO Vincent Saputra mengatakan manajemen masih mencermati apa yang menjadi pemicu kenaikan harga saham tersebut. Tapi menurutnya juga hingga saat ini tidak ada rencana aksi korporasi yang dilakukan oleh RMKO dalam waktu dekat. Sementara itu, untuk rencana anggaran capex tahun 2026 ini akan berada di kisaran Rp26,6 miliar hingga Rp30 miliar yang akan digunakan untuk kebutuhan infrastruktur. “Banyak tambang-tambang yang tadi belum bisa berproduksi harus bergantung melewati jalan yang kami bikin,” sebutnya.

Harapannya, setelah kegiatan bisnis tersebut dapat mendorong pendapatan yang lebih stabil. perseroan juga akan berfokus pada bisnis jasa-jasa tambahan di luar dari kegiatan utama yang sudah disebutkan tadi. Pada tahun ini, kata Vincent, RMKO menargetkan pendapatan operasional sekitar Rp 600 miliar, dengan profit sekitar Rp 100 miliar. Seiring dengan rampungnya kebutuhan infrastruktur, beberapa tambang yang sebelumnya terkendala, harapannya dapat berkontribusi ke pendapatan perusahaan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *