0 0
Read Time:2 Minute, 53 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Bursa Asia Rontok! Nikkei dan Kospi Turun 6% Lebih | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Bursa saham Asia anjlok tajam pada perdagangan awal pekan ini, Senin, (9/3/2026) dipicu lonjakan harga minyak dunia yang menembus level US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2022. Tekanan paling besar terlihat di Jepang dan Korea Selatan yang memimpin aksi jual di kawasan. Melansir CNBC.com, Indeks Nikkei 225 di Jepang merosot 6,05% hingga jatuh di bawah level 53.000 untuk pertama kalinya sejak 6 Februari. Sementara indeks TOPIX juga turun 5,27% pada perdagangan pagi.

Sejumlah saham teknologi besar menjadi pemberat indeks, termasuk SoftBank Group yang anjlok hampir 10%. Saham terkait chip seperti Advantest dan Lasertec juga masing-masing merosot lebih dari 10% dan 9%.

Di Korea Selatan, indeks KOSPI turun 6,5% sehingga memicu penghentian sementara perdagangan kontrak berjangka Kospi 200. Pekan lalu, mekanisme circuit breaker juga sempat diaktifkan ketika indeks acuan tersebut anjlok lebih dari 12% dalam sehari, menjadi penurunan harian terburuknya.

Saham raksasa teknologi Samsung Electronics jatuh 8,4%, sementara produsen chip SK Hynix merosot lebih dalam hingga 9,2%. Pelemahan ini menambah tekanan pada sektor teknologi yang sensitif terhadap gejolak global. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga ikut melemah dengan penurunan 3,68% pada awal perdagangan.

Apa manfaatnya?

Sentimen negatif menyebar luas di pasar regional seiring kekhawatiran meningkatnya inflasi akibat lonjakan harga energi. Lonjakan harga minyak terjadi setelah sejumlah produsen minyak besar di Timur Tengah, termasuk Kuwait, Iran, dan United Arab Emirates memangkas produksi menyusul penutupan jalur pelayaran strategis Strait of Hormuz. Akibatnya, kontrak berjangka Brent Crude Oil melonjak 16,1% menjadi US$107,61 per barel, sementara West Texas Intermediate naik sekitar 17,7% ke level US$107,02.

Menanggapi kenaikan harga minyak tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kenaikan harga minyak dalam jangka pendek merupakan “harga yang sangat kecil untuk dibayar” demi menghancurkan ancaman nuklir Iran.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *