0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Mereka yang Tertawa dan Menangis Saat IHSG Ambruk, Terburuk 3,5 Tahun | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Bursa saham Indonesia babak belur pada pekan ini. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 2-6 Maret 2026 ditutup di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,62% berakhir di 7.585,687. Level IHSG saat ini adalah yang terendah sejak Agustus 2025.
// Dalam sepekan, IHSG ambruk 7,89% yang menandai pelemahan terdalam sejak pekan kedua Mei 2022 atau 3,5 tahun lebih. IHSG ambruk pekan ini karena dihajar sentiment negatif, baik dari dalam ataupun luar negeri.

Tekanan dalam negeri datang dari melonjaknya inflasi hingga downgrade outlook rating Indonesia oleh S&P. // Dari luar negeri, sentimen negatif datang dari perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS). Kapitalisasi pasar bursa juga terkoreksi dari Rp14.787 triliun menjadi Rp13.627 triliun. Penurunan tersebut diikuti perlambatan pada sejumlah indikator aktivitas perdagangan. Rata-rata nilai transaksi harian turun 16,64% menjadi Rp24,97 triliun.

Apa manfaatnya?

Sementara rata-rata volume transaksi harian melemah 17% menjadi 42,34 miliar saham.Kendati ambruk, asing masih mencatat net buy sebesar Rp 2,22 triliun. Di tengah ambruknya IHSG, sejumlah saham ramai dilego asing, terutama bank.
// Sejumlah saham juga mencatat penurunan sangat tajam hingga mencapai 40% lebih. Berikut saham top losers pekan ini:
// Yang menarik, sejumlah saham masih mencatat lonjakan signifikan.

Saham ini didominasi saham pertambangan dan energi. Juara pekan ini adalah PT Ifishdeco Tbk (IFSH).

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *