0 0
Read Time:2 Minute, 31 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Komisaris Utama Aman Agrindo (GULA) Serok 18 Juta Saham | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Emiten produsen gula, PT Aman Agrindo Tbk. (GULA) melaporkan perubahan kepemilikan saham dari pengurusnya. Mengutip keterbukaan informasi, Komisaris Utama GULA Irsyad Hanif telah memborong saham melalui serangkaian transaksi.

Dalam laporan kepemilikan saham, Irsyad tercatat melakukan empat kali transaksi pembelian saham pada tanggal 4 Maret 2026. Secara akumulatif, total saham yang dibeli sebanyak 18 juta unit. Perinciannya, Irsyad membeli 6.100 saham pada harga Rp304 per saham, 7.935.100 saham pada harga Rp310 per saham, 9.665.200 saham pada harga Rp308 per saham, serta 393.600 saham pada harga Rp306 per saham.

Seluruh transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan investasi. Dengan transaksi tersebut, jumlah saham yang dimiliki Irsyad meningkat dari sebelumnya 57.478.400 saham atau setara 5,37% menjadi 75.478.400 saham atau sekitar 7,05% dari total saham perseroan. Dijelaskan bahwa Irsyad bukan merupakan pihak pengendali perusahaan. Untuk diketahui, Aman Agrindo bergerak di bidang perkebunan tebu, perdagangan gula, dan industri gula.

Kenapa ini penting?

Saat ini, perseroan telah melakukan kegiatan perdagangan terhadap beberapa jenis gula, di antaranya gula pasir, gula cair, dan gula merah yang sumbernya diperoleh dari pemasok gula. Tapi khusus untuk perdagangan gula merah, baru dijalankan oleh perseroan sejak awal tahun 2022.

Sementara itu, saham GULA ditutup ambruk 5,56% pada perdagangan sesi I Jumat (6/3/2026).

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *