Equityworld Futures Medan – Update pasar: Harga Minyak Masih Membara, Sekarang Tembus US$ 84 per Barel | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga minyak dunia masih bergerak tinggi di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah. Hingga Jumat (6/3/2026) pukul 10.00 WIB, harga minyak Brent tercatat berada di US$84,22 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di US$79,49 per barel, berdasarkan data Refinitiv. Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak sempat melonjak tajam.
Pada 5 Maret 2026, Brent ditutup di US$85,41 per barel dan WTI di US$81,01 per barel, menjadi salah satu level tertinggi sejak pertengahan 2024. Kenaikan ini terjadi setelah pasar energi merespons gangguan pasokan global yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. // Ketegangan tersebut mulai memengaruhi jalur distribusi energi dunia. Serangkaian serangan terhadap kapal tanker minyak dilaporkan terjadi di kawasan Teluk, sementara lalu lintas kapal di Selat Hormuz mengalami gangguan signifikan. Jalur ini merupakan salah satu titik vital perdagangan energi global karena sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati perairan tersebut. Gangguan pelayaran berdampak langsung pada produksi energi di kawasan.
Bagaimana cara kerjanya?
Beberapa negara produsen mulai menghadapi keterbatasan penyimpanan karena tanker tidak dapat berlayar keluar kawasan. Irak dilaporkan memangkas produksi minyaknya hingga sekitar 1,5 juta barel per hari, sementara produksi gas alam cair juga terdampak karena kapal pengangkut tidak dapat melintasi jalur pelayaran utama. Di sisi lain, ketidakpastian pasokan juga mulai terasa di sektor pengolahan energi.
Sejumlah kilang di Timur Tengah mengurangi kapasitas operasi, bahkan ada yang menghentikan sementara produksi akibat keterbatasan pasokan dan distribusi. Kondisi ini memperketat pasar produk energi olahan seperti diesel dan bahan bakar lainnya. Tekanan pasar energi semakin meningkat setelah sejumlah negara importir mengambil langkah antisipatif.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Misbakhun Sebut Demutualisasi Bursa Bisa Lewat Private Placement | Equityworld EWF Medan
- → Saham Maskapai Penerbangan Ambruk Imbas Konflik Iran-AS | Equityworld EWF Medan
- → Kabar Gembira! Harga Emas Antam Naik Mendekati Rp3 Juta/Gram
