Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: 2 Bos Astra International (ASII) Borong Saham di Kisaran Harga Rp6.547 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, CNBC Indonesia – Dua bos emiten otomotif, PT Astra International Tbk (ASII), yakni Thomas Junaidi Alim dan Gita Tiffani membeli 962 ribu saham ASII dengan harga rata – rata Rp6.547/saham, sehingga total transaksi mencapai Rp6 miliar. Menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip Jumat (6/3/2026), transaksi saham tersebut dilakukan oleh keduanya pada rentang waktu 27 Februari – 2 Maret 2026. Sebelumnya, salah satu Direktur ASII, Gidion Hasan juga menambah kepemilikan sahamnya di emiten sektor otomotif tersebut. Ia memborong saham ASII sebanyak 700 ribu lembar saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pembelian tersebut dilakukan pada tanggal 27 Februari 2026 pada saat harga saham ASII dibanderol Rp6.631 per saham. Disebutkan bahwa, tujuan pembelian saham tersebut untuk berinvestasi dengan status kepemilikan langsung dan bukan merupakan bagian dari repurchase agreement. Dengan demikian, kepemilikan saham Gidion di ASII meningkat menjadi 6.765.000 saham atau setara dengan 0,0167% hak suara dari sebelumnya yang tercatat memiliki 6.065.000 saham ASII atau setara dengan 0,015% hak suara. Dalam laporan tersebut juga ditegaskan bahwa transaksi ini tidak mengubah status pengendalian, serta tidak dilakukan dalam skema kelompok terorganisasi.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Bahlil Jamin RI Tetap Untung Meski Impor Minyak dari AS saat Harga Naik | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Video: Mobil Jepang Bangun Pabrik Mobil Premium RI, Investasi Rp 400 M
- → Bahlil: Harga BBM Subsidi Tidak Naik meski Harga Minyak Dunia Meroket | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
