0 0
Read Time:3 Minute, 14 Second

Equityworld Futures Medan – KOSPI Anjlok, Presiden Korsel Guyur Duit Rp1.149 T ke Pasar Saham | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung pada hari Kamis menyerukan pemerintah untuk segera meluncurkan program senilai 100 triliun won atau setara US$68 miliar atau Rp1,149,06 triliun untuk menstabilkan pasar keuangan negara. Rencana besar ini sehubungan dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah sebagai ancaman terhadap kepercayaan pasar.

Mengutip The Korean Times, dalam pidato pembukaannya pada rapat Kabinet hari Kamis, Lee memperingatkan bahwa krisis yang memburuk di Timur Tengah memperburuk lingkungan ekonomi dan keamanan global. Ia menyoroti pasar keuangan menghadapi ketidakpastian yang semakin meningkat, sementara ketidakstabilan pasokan energi dan kondisi perdagangan dapat menciptakan kesulitan yang lebih luas di seluruh perekonomian. Lee juga menyerukan strategi jangka menengah hingga panjang untuk mendiversifikasi sumber impor energi guna mengelola volatilitas pasokan dan harga energi, yang secara langsung mempengaruhi perekonomian yang lebih luas dan kehidupan sehari-hari.

Apa manfaatnya?

Pada saat yang sama, ia memerintahkan pihak berwenang untuk menindak upaya-upaya untuk mengeksploitasi lingkungan pasar yang bergejolak melalui penimbunan, penumpukan, atau pengambilan keuntungan yang berlebihan, menekankan bahwa pemerintah akan merespons dengan tegas. “Tampaknya beberapa pihak mencoba mengambil keuntungan dari krisis nasional tanpa menghiraukan kesulitan orang lain,” kata Lee, dikutip dari The Korean Times, Kamis (5/3/2026). “Pada kenyataannya, tidak ada gangguan yang signifikan secara objektif terhadap pasokan minyak, Tapi harga bensin di SPBU melonjak secara tak terduga.” Lee menggarisbawahi bahwa pemerintah akan membahas kemungkinan langkah-langkah untuk menanggapi lonjakan harga bahan bakar yang tiba-tiba ini. Presiden lebih lanjut menekankan perlunya dukungan pembiayaan kebijakan yang cepat dan luas untuk sektor-sektor yang diperkirakan akan terkena dampak langsung krisis ini, khususnya perusahaan-perusahaan yang sangat bergantung pada ekspor Timur Tengah dan industri pelayaran.

Lee menginstruksikan kementerian terkait untuk mengidentifikasi warga negara Korea yang saat ini berada di wilayah tersebut dan menyiapkan rencana evakuasi darurat yang akan digunakan jika situasi memburuk. “Sambil memastikan keselamatan warga negara kita di lapangan, pastikan untuk memiliki rencana evakuasi yang cepat dan aman yang siap berkoordinasi dengan negara-negara sekutu jika diperlukan,” kata Lee. Ia menekankan mobilisasi semua sumber daya yang tersedia, termasuk pesawat militer, penerbangan sewaan, dan jalur darat. Mengutip CNBC, Indeks Kospi Korea Selatan anjlok lebih dari 12% pada hari Rabu.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *