Equityworld Futures Medan – Selat Hormuz Ditutup, RI Bakal Beli Minyak Mentah dari AS | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah menyiapkan skenario terburuk jika perang di Timur Tengah saat ini belum dapat ditentukan waktu berakhirnya. Pasalnya, suplai minyak mentah Indonesia dari kawasan tersebut sebanyak 20-25 persen. “Katakanlah ini lambat, skenarionya adalah sekarang ini crude yang kita ambil dari Timur Tengah sebagian kami alihkan untuk ambil dari Amerika, supaya ada kepastian ketersediaan dari crude kita,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. Bahlil mengatakan suplai minyak mentah selama ini selain dari Timur Tengah berasal dari berbagai negara di Afrika, Brasil, dan Amerika Serikat. Karena ada perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, maka pemerintah mengalihkan sebagian suplai dari Timur Tengah ke Amerika Serikat.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Antam Kamis Pagi Ini Naik Rp 16 Ribu | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Hadapi Pekan Menantang, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini | Equityworld EWF Medan
- → Trump Pakai Batu Bara Untuk Operasi Militer, Harga Langsung Terbang?
