Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG Ditutup Merosot 4,57%, Kembali ke level 7.500-an | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga kembali ke level 7.500-an pada perdagangan hari ini, Rabu (4/3/2026). IHSG merosot 362,71 poin atau -4,57% ke level 7.557,06. Sebanyak 767 saham naik, 61 turun, dan 130 tidak bergerak. Nilai transaksi terbilang ramai, yakni mencapai Rp 29,59 triliun, melibatkan 50,02 miliar saham dalam 3,24 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 13.522 triliun. Dua emiten Bakrie, yakni Energi Mega Persada (ENRG) dan Bumi Resources (BUMI) menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan. Tapi keduanya berbeda nasi.
Bagaimana cara kerjanya?
ENRG ditutup naik 0,47%, sedangkan BUMI turun 7,14%. Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah dengan bahan baku turun paling dalam, yakni -7,88%. Lalu diikut oleh konsumer non-primer -6,43% dan teknologi -5,29%.
Adapun saham yang menjadi pemberat utama adalah Telkom (TLKM) yang berkontribusi -26,3 indeks poin. Kemudian diikuti oleh Amman Mineral (AMMN) -22 indeks poin dan Bumi Resources Minerals (BRMS) -19,42 indeks poin.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Bahlil Jelaskan Perpanjangan IUPK Freeport-RI Bakal Kuasai 63% Saham
- → Equityworld EWF Medan | Pecahan Rupiah Ini Sudah Tidak Berlaku, Cepat Tukar Sebelum Terlambat
- → Breaking: Harga Emas Naik 2% karena Perang AS-Israel ke Iran | Equityworld EWF Medan
